Persiapan Ujian

Persiapan Ujian: 5 Cara Orang Tua Membantu Anak Mengulang Materi yang Sudah Diajarkan

Admin Duta Belajar
31 Oct 2026 4 min read
Persiapan Ujian: 5 Cara Orang Tua Membantu Anak Mengulang Materi yang Sudah Diajarkan

Ujian Akhir Semester (UAS) sudah di depan mata. Menariknya, yang paling sering merasa khawatir justru bukan anak, melainkan orang tua. Anak mungkin masih bermain dan beraktivitas seperti biasa, sementara orang tua mulai bertanya-tanya: apakah anak sudah belajar, apakah materinya masih ingat, dan bagaimana jika nilainya turun?

Kekhawatiran ini wajar. Materi UAS sebenarnya sudah diajarkan sejak awal semester, namun materi yang dipelajari berbulan-bulan lalu mudah terlupa jika tidak pernah diulang. Ketika hal ini baru disadari menjelang ujian, anak akhirnya belajar dengan Sistem Kebut Semalam (SKS). Terdapat penelitian terhadap siswa kelas VI sekolah dasar menemukan bahwa cara belajar ini membuat siswa kelelahan, kurang tidur, dan materi yang dipelajari tidak bertahan lama dalam ingatan.

Karena itu, persiapan ujian sebaiknya difokuskan pada mengulang materi yang sudah diajarkan secara bertahap. Berikut lima cara yang dapat dilakukan orang tua untuk membantunya.

1. Mulai dari Catatan dan Kisi-Kisi

Ajak anak mengumpulkan kembali bahan belajarnya selama satu semester, seperti buku catatan, buku paket, lembar tugas, dan hasil ulangan harian. Jika sekolah memberikan kisi-kisi UAS, jadikan kisi-kisi tersebut sebagai panduan utama. Idealnya, langkah ini dilakukan dua hingga tiga minggu sebelum ujian, sehingga masih ada cukup waktu untuk mengulang tanpa terburu-buru.

2. Bantu Anak Memilah Materi yang Belum Dikuasai

Tidak semua materi perlu dipelajari dengan porsi yang sama. Cobalah bertanya kepada anak untuk setiap bab, apakah ia sudah paham, masih ragu, atau belum paham sama sekali. Dari situ, waktu belajar dapat difokuskan pada materi yang paling membutuhkan perhatian. Cara ini jauh lebih efisien dibandingkan membaca ulang seluruh buku dari halaman pertama.

3. Ajak Anak Meringkas dan Menjelaskan Kembali

Membaca ulang catatan akan lebih efektif jika anak menuliskan kembali inti materi dengan bahasanya sendiri, baik dalam bentuk poin-poin maupun peta pikiran sederhana. Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa membaca ulang materi dan membuat ringkasan merupakan strategi yang paling sesuai bagi siswa dalam menghadapi ujian.

Setelah itu, orang tua dapat berperan sebagai “murid” dan meminta anak menjelaskan kembali materinya. Jika anak mampu menjelaskan dengan runtut, artinya materi tersebut sudah dipahami. Jika masih tersendat, bagian itulah yang perlu diulang.

4. Gunakan Latihan Soal untuk Mengukur Pemahaman

Buka kembali ulangan harian dan tugas yang pernah dikerjakan, lalu minta anak mengerjakan ulang soal-soal yang sebelumnya salah. Dari sini, anak dan orang tua dapat melihat sejauh mana pemahamannya sudah berkembang. Latihan yang cukup juga menumbuhkan rasa yakin pada kemampuan diri. Penelitian Aini dan rekan-rekannya (2024) terhadap 251 siswa SMP di Kabupaten Sorong menemukan bahwa siswa dengan keyakinan diri yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih rendah dalam menghadapi ujian sekolah.

5. Cicil Belajarnya dan Jaga Waktu Tidur

Mengulang materi akan terasa lebih ringan jika dicicil, cukup satu hingga dua mata pelajaran setiap hari. Jika anak sudah terbiasa dengan rutinitas belajar harian yang dimulai dari 15 menit, durasinya dapat ditambah secara bertahap menjelang ujian.

Jangan lupakan juga waktu tidur anak. Menurut penelitian Kualitas tidur memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai ujian anak. Karena itu, hindari belajar hingga larut malam, terutama pada malam sebelum ujian.

Orang Tua Tidak Perlu Khawatir Sendirian

Mendampingi anak mengulang materi satu semester tentu membutuhkan waktu dan kesabaran. Belum lagi, materi pelajaran saat ini semakin beragam, sehingga tidak semua orang tua merasa yakin untuk menjelaskannya kembali. Di tengah kesibukan pekerjaan dan urusan rumah tangga, wajar jika kekhawatiran menjelang ujian terasa semakin besar.

Persiapan UAS Lebih Tenang Bersama Tentor Duta Belajar

Bersama Duta Belajar, orang tua tidak perlu lagi khawatir menghadapi musim ujian. Duta Belajar hadir dengan layanan les privat untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA, hingga Mahasiswa, dengan tentor yang siap datang langsung ke rumah di wilayah Tangerang dan Jabodetabek.

Menjelang UAS, tentor Duta Belajar siap membantu anak memetakan materi berdasarkan kisi-kisi, mengulang bab yang belum dikuasai, hingga berlatih soal sesuai kurikulum sekolahnya. Karena pembelajaran dilakukan secara privat, tentor dapat fokus pada kebutuhan dan kesulitan setiap siswa. Orang tua pun cukup mendukung dari rumah, sementara anak belajar dengan nyaman dan didampingi oleh tentor yang tepat. Daftar Duta Belajar Sekarang


Referensi

Octavia, V., & Amalia, N. (2023). Eksplorasi Fenomena Belajar Sistem Kebut Semalam: Kajian Kualitatif terhadap Kebiasaan Belajar Siswa Kelas VI. JP2SD (Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar), 11(1), 73–83. doi.org/10.22219/jp2sd.v11i1.26208

Aini, N., Wahyuni, N. S., & Ardiansyah, F. (2024). Self-Efficacy and Anxiety in Facing School Exams. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 12(2), 272–278. doi.org/10.30872/psikoborneo.v12i2.15142

Kirana, N. A. C., & Mantu, M. R. (2023). Hubungan antara Kualitas Tidur dengan Hasil Belajar Ujian Akhir Semester di SMPN 1 Kota Serang. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1). doi.org/10.31004/prepotif.v7i1.11550